Cara Merawat Anakan Pleci Yang Baru Menetas

Pada zaman modern ini banyak sekali orang yang hobi memelihara burung kicauan. Memelihara burung kicauan selain bisa dinikmati kicauannya juga bisa dinikmati warnanya yang indah yang bisa membuat senang bagi pemeliharanya saat memandang indahnya warna bulu. Untuk anda yang hobi memelihara burung pleci, anda harus tau cara merawat burung pleci mulai dari yang baru menetas sampai burung pleci dewasa dan bisa gacor.

anakan pleci

Cara Merawat Anakan Pleci Yang Baru Menetas

Burung pleci merupakan salah satu jenis burung kicauan. Burung yang biasanya berwarna hijau ini juga cantik sebagai penghias rumah. Oleh karenanya, burung ini juga sering dibisniskan. Untuk mendapatkan keuntungan terhadap burung ini, anda bisa menangkarnya. Setelah itu, burung pleci anakan dapat anda rawat agar nantinya tumbuh sebagai burung pleci yang mempunyai kicauan merdu. Burung pleci dengan kicauan yang merdu biasanya dihargai mahal.
Pemeliharaan Pleci Anakan

Jika anda memelihara burung pleci yang masih anakan baru menetas dari telur, maka perawatan harus lebih teliti dan tlaten. Merawat pleci lolohan memang harus mempunyai banyak waktu luang karena kita harus memberi makanan dengan cara meloloh agar piyikan tersebut dapat hidup, meloloh anakan pleci paling tidak satu jam sekali agar tidak mati karena kelaparan. Sebab dalam beberapa menit sekali mereka akan merasa lapar, dan langsung mencari perhatian kita dengan berteriak atau merengek minta pakan.

Pakan yang diberikan tergantung dari jenis burungnya. Jangan sampai burung pemakan serangga diberikan  biji-bijian, atau sebaliknya. Pakan yang diberikan harus mempunyai gizi yang cukup untuk pertumbuhan anakan tersebut. Berilah pakan yang sesuai dengan burung ini contohnya seperti pisang, voer, jangkrik ataupun kroto untuk mencukupi kebutuhan gizi burung. Berilah minuman dengan cara diteteskan, walaupun pakan sudah diaduk dengan air tetapi sekali-kali burung juga perlu diberi minum dengan cara diteteskan pada paruh. Berikan makanan satu jam sekali, jangan memberi makan terlalu kenyang karena bisa menyumbat alat pernafasan burung. Jangan memberikan makanan yang terlalu keras dan besar, karena makanan keras susah untuk dicerna anakan burung pleci ini.

Perawatan Anakan Burung Pleci

Burung pleci anakan ini memang sangat rentan, maka dari itu jangan sampai salah. Jika dalam percobaan membuat adonan voer dengan air dan kroto tadi justru membuat anakan pleci lemas atau sakit, jangan dilanjutkan. Anda dapat mengganti dengan campuran voer dengan air dan pisang atau pepaya. Setelah agak besar, baru bisa ditambahkan kroto, jangkrik atau ulat untuk mendukung pertumbuhannya. Pemilihan voer juga tidak bisa sembarangan. Pilih voer yang lembut agar mudah dicerna. Tambahkan juga multivitamin pada adonan pakan burung anakan.

Selain makanan, anda juga harus memperhatikan masalah kandang. Bersihkan kandang burung pleci anakan secara rutin. Kebersihan kandang akan membuat anakan pleci tetap terjaga kesehatannya. Jika kandang tidak bersih, anakan pleci akan mudah terserang penyakit. Kemudian, jauhkan kandang dari gangguan hewan lain seperti tikus, kucing atau ayam. Kandang anakan pleci lebih baik anda letakkan pada tempat yang mempunyai sirkulasi udara yang bagus pada saat musim panas. Penyesuaian suhu kandang dapat juga anda lakukan dengan mengatur ventilasi kandang saat musim hujan agar anakan ini tidak kedinginan. Jika anakan pleci ini sudah agak besar, anda harus rutin memandikannya dengan cara disemprot.

Merawat burung pleci anakan harus dilakukan dengan tepat dan dibutuhkan kesabaran dan ketelatenan untuk mendapatkan burung pleci dewasa yang sehat dan mempunyai kicauan merdu. Keunikan dari burung pleci ini adalah dia dapat menirukan kicauan dari burung lain. Jika anakan pleci sudah dapat berkicau dengan menirukan kicauan burung lain, artinya anakan pleci tersebut dalam keadaan sehat. Yang terpenting adalah anda memberi makan dan menjaga kandangnya dengan tepat. Perawatan anakan pleci berbeda dengan penjinakan burung pleci tangkapan hutan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *