Cara Perawatan Tengkek Udang Gacor Terlengkap

Burung Tengkek Udang gacor (eng: River Kingfishers) memiliki warna bulu biru kehijauan yang membuat burung ini terlihat sangat mempesona. Jika burung Tengkek Udang gacor ini sedang menukik ke dalam aliran air maka akan terlihat bayangan biru kehijauan dari bulunya yang terlihat seperti kilatan permata yang menawan. Selain warnanya yang cantik, burung Tengkek Udang ini juga memiliki suara yang bagus untuk digunakan sebagai burung masteran. Sepintas suara burung Tengkek Udang mirip suara Jalak Suren yang ngekek terus menerus. Oleh para penghobi burung, jenis burung Tengkek Udang ini dipelihara untuk memaster burung lomba kesayangan mereka. Beberapa diantaranya yaitu Anis Merah, Love Bird, Murai Batu, Cucak Ijo dan masih banyak lagi.

tengkek udang

Makanan utama dari burung Tengkek Udang ini adalah ikan. Namun walaupun burung Tengkek Udang ini bernama Raja Udang tetapi burung ini tidak selalu memakan udang dan ikan. Sebagian diantara burung Tengkek Udang gacor ini ada yang suka dengan ular dan kadal namun sebagian lainnya ada yang menyukai serangga atau kepiting. Di sisi lain hanya ada sekitar satu pertiga dari jenis burung Raja Udang di dunia yang hidup di dekat air. Sedangkan habitat Tengkek Udang gacor sisanya hidup di hutan tropis yang lebat. Selain itu, mereka juga hidup di gurun dan pulau-pulau koral seperti di Indonesia.

Burung Tengkek Udang gacor ini merupakan burung pemburu yang lihai. Hal ini karena dari tempatnya bertengger, burung Tengkek Udang bisa sabar menunggu mangsanya. Hal tersebut terbukti bahwa burung ini sangat lihai. Selain itu, kelihaian burung Tengkek Udang ini juga bisa terlihat jika ada ikan yang muncul di permukaan air. Maka burung Tengkek Udang ini akan melesat dengan kecepatan yang tinggi lalu menukik ke dalam air untuk menyambar ikan tersebut. Burung Tengkek Udang ini seperti anak panah. Kecermatan dan ketelitian menangkap mangsa sangat tepat. Untuk info lebih jelasnya, simak saja cara perawatan Tengkek Udang gacor terlengkap berikut ini.
Karakteristik Tengkek Udang Gacor

Burung Tengkek Udang ini family dari Alcedinidae yang terbagi jadi 3 sub family. Tiga sub family burung Tengkek Udang tersebut ialah Alcedo, Halycon and Ceyx, yang menyebar merata di seluruh belahan dunia. Burung Tengkek Udang ini bersarang di tanah bersama menciptakan lobang. Masing-masing sub family burung Tengkek Udang mempunyai ukuran badan yang tidak serupa yang paling kecil yaitu berukuran 13 cm hingga 15 cm berasal dari sub family Ceyx and Alcedo. Sedangkan yang dari sub family Halycon rata rata memiliki ukuran yang gede, lebih kurang 20cm++. Burung Tengkek Udang memiliki warna putih yang mendominasi seluruh tubuh. Selain itu, Tengkek Udang memiliki ekor dan sayap yang berwarna hitam dan biru laut.

Pada daerah dada terdapat garis yang berwarna biru kehijuan yang agak mengkilap. Tengkek Udang memiliki penutup sayap dan mahkota yang bergaris hitam kebiruan. Perut dan tenggorokan berwarna putih. Tengkek Udang memiliki iris yang berwarna coklat. Burung Tengkek Udang memiliki kaki yang berwarna merah dan paruh yang berwarna kehitam-hitaman. Tengkek Udang memiliki ukuran tubuh sekitar 15 cm dengan ciri-ciri punggung yang berwarna biru terang atau metalik. Bagian punggung lebih berwarna gelap sedangkan bagian tubuh bawah berwarna merah-jingga terang. Penutup telinga berwarna biru mencolok. Burung Tengkek Udang memiliki iris yang berwarna coklat. Burung Tengkek Udang memiliki kaki dan leher yang pendek.

Cara Merawat Tengkek Udang Gacor

Memelihara burung Tengkek Udang (cekakak) sejak dari anakan akan memberi peluang bertahan hidup lebih panjang. Daripada memelihara burung cekakak yang didapat dari tangkapan muda hutan atau yang sudah dewasa. Namun, untuk merawat anakan burung Tengkek Udang ini tentu tidak mudah. Karena mereka harus mendapakan nutrisi yang cukup banyak guna mendukung pertumbuhannya. Untuk itu, anda harus merawat burung Tengkek Udang dengan tepat.

Pilihlah burung anakan Tengkek Udang yang masih di loloh. Hal ini dilakukan agar dapat membuat burung tersebut lebih jinak kalau nantinya menginjak dewasa. Selain itu, hal tersebut dapat membuat burung Tengkek Udang bertahan hidup lama kalau dipelihara dari anakan. Burung Tengkek Udang jantan maupun betina tak masalah karena untuk suara semuanya bisa dibilang hampir sama. Oleh karena itu, anda dapat merawat Tengkek Udang betina maupun jantan. Untuk masalah harga, harga tengkek udang betina dan jantan relatif sama.

Cara Membuat Pakan Lolohan

Bahan yang dibutuhkan dalam pembuatan pakan lolohan untuk anakan cekakak mudah didapatkan. Yang pertama ialah voer burung atau akan lebih baik menggunakan voer ayam broiler (BR1). 3 butir telur puyuh rebus yang diambil kuningnya saja. 3 butir minyak ikan. Bahan yang terakhir ialah kroto segar sebanyak 2 sendok teh. Bahan-bahan untuk membuat pakan lolohan Tengkek Udang terbilang mudah didapatkan. Cara membuat pakan lolohan Tengkek Udang cukup mudah. Masukkan bahan-bahan seperti voer dan kuning telur ke dalam blender. Kemudian giling bahan-bahan tersebut hingga menyatu dan menjadi butiran lembut.

Jika diperlukan anda bisa menambahkan potongan daging ikan segar (ikan mas atau mujair) untuk digiling. Lalu masukkan kroto. Setelah itu, lalu campurkan dan aduk-aduk dengan menggunakan sendok. Teteskan minyak ikan dalam adonan pakan lolohan tersebut. Langkah selanjutnya yaitu campurkan dengan air panas. Lalu aduk-aduk hingga menjadi bubur yang kental. Kemudian diamkan hingga dingin. Setelah dingin bubur bisa dipindahkan ke dalam mangkuk kecil atau tempat pakannya untuk dimulai proses pelolohan.

Cara Pelolohan Tengkek Udang

Cara meloloh burung Tengkek Udang terbilang mudah. Meloloh anakan burung Tengkek Udang, bisa menggunakan bilah bambu yang kecil atau sumpit kecil. Bisa juga menggunakan suntikkan atau syringe yang bagian jarumnya diganti dengan selang karet atau selang pentil yang sudah dibersihkan. Paruh yang besar akan memudahkan kita dalam meloloh anakan burung cekakak tersebut. Pelolohan Tengkek Udang bisa dilakukan selama beberapa jam sekali. Hal ini karena anakan burung Tengkek Udang ini sangat membutuhkan asupan nutrisi yang cukup banyak untuk pertumbuhannya.

Meski dirawat dari anakan, namun burung Tengkek Udang tidak bisa dimaster dengan jenis burung kicauan lainnya. Hal ini berlaku seperti halnya burung kicauan jenis Kenari, Anis Merah, Murai Batu, dan sebagainya yang bisa meniru suara kicauan burung lain dengan penuh variasi. Namun, anakan burung Tengkek Udang ini bisa dimaster dengan suara yang berkarakter sama, seperti suara lovebird atau cililin, dengan begitu setelah dewasa suara mereka akan lebih rapat, tajam dan panjang sebagaimana hasil masterannya sewaktu masih berusia anakan.

Itulah ulasan terupdate mengenai cara perawatan Tengkek Udang gacor terlengkap selengkapnya untuk anda. Semoga artikel tersebut bermanfaat. Terlebih lagi, artikel tersebut dapat menjadi referensi bagi anda yang mencari informasi seputar cara perawatan berbagai jenis burung terpopuler.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *